Kekasih Hati, Sehidup Semati

Terkadang dengan satu kata, satu sudut pandang saja, bisa merubah semua pemikiran kita terdahulu yang kita agung-agungkan. seperti mimpi dan sampai sekarang masih merasa tidak menyangka, bahwa diumur saya sekarang, yang dibilang muda juga tidak, tapi tua juga tidak. saya sudah menjadi satu dengan seseorang. jika ditanya apakah rasanya berbunga-bunga setiap hari? tidak, tentu tidak.

saya jatuh cinta bukan karena fisik atau bahkan materi yang ia punya, lalu dengan apa? sifatnya? tidak.. bahkan tidak jarang, kita kadang tidak menyukai sifat diri sendiri, yang mungkin terlalu kekanak-kanakan, egois, atau sifat lainnya.

saya mencintai dia, karena pikiran-pikiran dia yang menurut saya bisa melangkah maju bersama, karena ketika kita mencari pasangan, bukan lagi tentang bagaimana dia menuntun kita kedepannya, tapi jalan bersama, tumbuh bersama, menjadi partner yang sama-sama. bukan dia didepan kemudian saya dibelakang menopang dia.

dia partner saya, yang akan saya habiskan sisa umur saya bersamanya. yang akan banyak hal didunia ini yang akan kita hadapi. sedih, senang, kecewa, saat jatuh dan bangkit lagi, saya dan dia akan terus bersama. mau bagaimana keadaannya.

ini permulaan yang indah, semoga berakhir juga dengan indah. saya yang berjanji akan setia mengabdikan diri kepadamu, kekasih hati saya.

Comments

Popular Posts