In my Note - 2020

6 Jan 2020
Setiap orang punya batas, jangan kecewa.

26 Jan 2020
Jika aku adalah salah dan kamu adalah benar, apakah benar selalu akan menjadi benar, tanpa sebuah salah? Bukannya salah dan benar saling melengkapi? Bukan kah yg selalu merasa benar, lama-lama juga akan di salahkan?

28 Jan 2020

Saya punya kisah sedih sendiri. Janggan anggap cerita kamu yg paling Sedih.


29 Jan 2020

Tuhan jaga dia ya? Berjanjilah.

Doaku hanya ingin, dia dapat yg terbaik.

Memang bukan buat ku, karena aku terlalu buruk.

Setidaknya aku yakin, Kau sudah ikatkan setiap tali merah, kemana setiap kita akan berhenti pada satu titik yang sama.


Bahkan menangis saja, rasanya aku sudah tidak mampu. Tidak tahu apa yang harus di tangisi. Kekecewaan kah? Kemarahan? Atau kehilangan?.


30 Jan 2020

Dear mind,


Its okay if you just broke up, life is never stop. Let him go! 

you know? Terkadang memang kamu harus jatuh berkali-kali. Jangan lupa untuk bangkit. Yang bisa bangun, dari dalam diri kamu, jangan rapuh, semakin kamu berusaha di patahkan, harusny kamu semakin kuat! 💛 jangan terus bersedih, tanpa dia, kamu bisa. Masih banyak yang sayang kamu.


31 Jan 2020

Saya gatau apa yg Tuhan persiapkan untuk diri  saya ini. 

Masih banyak kurang, dikit-dikit ngeluh, minta ini itu.

Kemarin saya bener-bener di buang gt aja, ga di hargai gt, di kasih sikap kaya gt, tapi skr dikasih cinta banyak banget❤️😢 gatau kenapa, gatau harus ucap syukur kaya gimana lagi.


24 Feb 2020

Kita tahu, bahwa ini keliru. Tidak apa, setiap orang punya salah, entah sudah lewat, atau malah baru berbuat salah. Rindu dengan orang  yang bukan milik kita, bukannya juga sebuah salah?! 


25 Feb 2020

Rasanya aneh, kamu datang tiba-tiba, buat aku senyaman itu, dengan perhatian kamu yang begitu besar, memang rasanya aku seperti mengejar perhatian, tapi ini nyata di berikan. Kamu buat aku sayang kamu, kamu buat aku kepikiran kamu, kamu buat aku terus senyum klo dapet chat dari kamu, sampai pada akhirnya aku gatau kenapa dihindari, di jauhi sebegitunya, kamu memang ga pergi, ga ninggalin aku, kamu disini, aku gatau kenapa ga pergi. Gapapa, kalau mau pergi juga gapapa. Drpd nanti-nanti, sakitnya lebih lagi.

Sumpah aku iklas.


25 April 2020

Yang kamu sebut sayang itu bagaimana? 

Bagaimana bisa sayang tanpa harus memiliki?

Lalu apa akhirnya dari sebuah cerita panjang ini?

Kamu tidak lelah hatinya ya? 


25 May 2020
Masing-masing.

Sebuah kata yang membuat tangan saya gemetar malam itu, tidak tahu apa rasanya, tapi seperti mimpi.

Letih saya, lelah saya, marah saya sirna, bahkan terbayang sampai detik ini.

Seperti hancur seketika, begitu saja. Baru saja saya tumbuh, baru saja saya bangkit, tapi hancur perlahan. 

"Yaudah kita masing-masing aja dulu"

Bahkan sampai hari esoknya saya anggap itu sebuah candaan, tapi nyatanya itu sebuah kenyataan yang saya terima.

Kenapa bisa? Apa salah saya?


30 May 2020

Jika Tuhan buat hati kita sekuat baja, lalu dengan apa lagi aku harus banyak menahan? Cemburu wajar kan? Hmmm apa lagi pedulinya itu? 

Di sebut apakah aku ini Tuhan di mata Mu?

Lalu dengan apa aku harus menerima pernyataan sedemikian rupa? 

Harus di buat seperti apa lagi hati ku yg telah kau tetapkan dari awal? 🙂 

Harus mengerti org yg bahkan tidak mengerti hati kita seperti apa, bagaimana hidup yg aku rasa selama ini Tuhan?


1 Juni 2020

He's unpredictable


Hari itu adalah hari dimana mata kita beradu, banyak pertanyaan dari saya yg ingin saya tanyakan. Terimakasih ya. Sudah datang di waktu yg tepat. Saya begitu senang. Kamu hadir, kamu yang selalu bilang sayang, kamu yang selalu bilang saya punya kamu, kamu yang selalu ingin tahu bagaimana kabar saya setiap harinya, kamu yang selalu membuat saya selalu senang, nyaman dan bahagia.


28 Juli 2020

Ingin ke mars, menepi. Sebentar saja.

Hening rasanya asik, ingin menjauh sebentar saja, biar tahu sendiri kadang terlihat menyenangkan, jika tidak ada hati yg bisa menerima isinya.


8 Agustus 2020

Jika Tuhan berkendak...


Ini tentang kita, tunggu sebentar.. 

kamu harus baca ini, betul-betul harus baca, karena ini tentang kita, cerita kita yang sangat ajaib ini, Tuhan pertemukan kita dengan banyak cara, namun waktu itu, waktu belum mau memihak pada kita. Sekarang waktu yang tepat kah? Untuk jalani sisa hidup, untuk menjadi kita, bukan aku saja atau kamu saja. 

Bersabar sedikit lah, karena nanti itu pasti. Betul kan? Kebersamaan itu yang mau dijaga, selamanya? Sayang ini sudah terlalu dalam, jaga agar dia terawat dengan tumbuh subur ya. Sama-sama terus ya! Perasaan ini akan selalu ingin bertumbuh, sama-sama belajar ya, menutupi kurangnya aku atau kamu, penuhi kekurangan itu dengan cinta yang sebisa kamu kasih ya. Maaf ya kalau masih banyak kurangnya.


21 September 2020

Aku ingin ke bulan dengan mu..


Malam panjang yang sering aku lewati, bermimpi bahwa pergi kebulan dengan mu adalah hal menyenangkan, tapi nyatanya tidak semulus itu, ada saja batu kecil yang menghantam, memang sekali dua kali tidak terasa, tapi bekasnya tertinggal.

Perjalanan ke bulan itu panjang, apa aku dan kamu masih sanggup bertahan menahan rasa sakitnya? Bagaimana kalau di antara kita ada yg gagal? Atau tidak mau bertahan lagi? Apa harus berhenti sejenak? Atau bagaimana? Perjalanan ke bulan penuh dengan perjuangan, bertahan sedikit lagi ya.. pasti bisa lewati jalannya. Tapi nanti ketika sudah sampai di bulan, ingatlah perjalanannya juga, jgn hanya menikmati keindahan di bulan saja lalu lupa ya, karna jalan panjang itu yg pada akhirnya membuat kita bisa sampai di bulan.



Comments

Popular Posts